Tips Bolu Gulung

Tips Bolu Gulung

Source : ine elkaje

– Bolu untuk bolu gulung, jangan terlalu tebal, maksimal 2 cm saat matang. semakin tebal, semakin sulit menggulung, kalaudipaksa, dia bakal melawan🙂 dan…pecah!
– Bolu untuk bolu gulung, teksturnya lembut, banyak telur sedikit tepung
– Memanggang bolu gulung jangan terlalu lama, karena akan semakin kering, salah satu penyebab bolu pecah juga. karena bolu ini tipis, kira kira 10-15 menit cukuplah.
– Karena pemanggangan yang singkat, kadang kala bagian atas bolu belum bener2 kering, yaitu jika di sentuh dengan jari…masih berbunyi peeeesss…peeeess… kalau dibiarkan, bolu akan terkelupas saat di gulung, karena bagian kulit atas akan menempel di kertas roti/serbet/media penggulung. Pastikan bahwa bagian atas bener2 kering.
– Kalau menggunakan oven yang ada api atas, Untuk mengeringkan bagian atasnya, matikan api bawah, spy bolu tidak terlalu kering, pakai api atas, jangan di tinggal, karena dalam waktu singkat, bolu akan kering (kira kira 2-3 menit)
– Kalau menggunakan oven tangkring, pindahkan loyang bolu ke rak yang paling atas. sementara rak di bawahnya, di pasang loyang berisi air, untuk mencegah pengeringan bagian bawahnya.
– Olesan selei, bisa dilakukan segera setelah bolu matang dan masih panas. Tapi jika menggunakan butter cream, tentu harus menunggu bolu dingin.
– Olesan di atur supaya tidak meleber mengotori bagian luar bolu. Bagian bolu paling dekat dengan kita, yang akan menjadi bagian tengah gulungan, boleh di oles tebal, tapi bagian yang paling jauh dengan kita, yang akan menjadi pengunci gulungan, di oles tipis2 saja, hanya untuk melekatkan.
– Bolu gulung isi, misalkan isi potongan keju, potongan buah, letakkan 2-3 cm dari tepi yang paling dekat dengan kita, untuk memudahkan saat penggulungan.
– Ada yang berpendapat langsung di gulung ketika panas, ada yang bilang harus nungu dingin. Sah sah saja mau pake cara apa.dua duanya pernah ku coba, dan dua duanya gak ada pengaruhnya menurutku. Cuma…kalau mau nunggu dingin, jangan kelamaan menggelar bolunya, ntar malah garing.
– Gunakan kertas roti yang di tabur gula bubuk atau serbet bersih untuk mengalasi bolu yang akan di gulung. (aku lebih rekomend serbet, karena berpori, di jamin bolu gak lengket ke serbet)
– Yang bertugas menggulung bolu adalah kertas atau serbet tatakannya. Bukan tangan kita yang pegang bolunya langsung.
– Saat proses mulai menggulung, sisi bolu yang jauh dari badan kita, di tahan dengan suatu benda, misalkan loyang atau tembok:-), sehingga saat kita menggulung sisi yang dekat dengan kita, dan mendorongnya, bolu stabil di tempatnya, gulunganpun rapi jali.
– Oleskan bahan olesan secara merata sehingga tidak belepotan saat di gulung.
– Jika menggunakan loyang zigzag, taruh bahan olesan di pipping bag (plastik segitiga), gunting ujungnya sehingga berlubang lebar 1/2 cm, bubuhkan bahan olesan di tiap cerukan zigzag dari ujung ke ujung menggunakan piping bag ini. Ambil sumpit, tarikkan sumpit pada setiap cerukan zigzag, sehingga bahan olesan bisa menempel di dinding cerukan zigzag, setelah itu bolu bisa di gulung.

– Dalam penggunaan loyang untuk cake, sebaiknya loyang diolesi shortening, lemak putih, atau margarine, lalu dialasi kertas roti. Jangan diberi taburan tepung terigu.
– Jika saat memanggang bolu gulung yang harus diperhatikan adalah:
Jika adonan bolu tipis 1 cm dari dasar loyang, gunakan suhu temperatur 200 derajat C.
Jika adonan bolu tebal sampai 2 cm dari dasar loyang, gunakan suhu temperatur 180 derajat C.
– Cake gulung di panggang hingga berwarna kuning kecoklatan dan tidak boleh terlalu kuning pucat karena akan menempel pada kertas waktu menggulung dan juga tidak boleh berwarna terlalu coklat tua karena akan mengakibatkan cake kering dan pecah waktu di gulung
– Cake gulung sebaiknya di gulung setelah dingin atau setelah diangkat dari oven dan didiamkan selama 30-60 menit. Jika digulung pada waktu cake masih panas, bisa mengakibatkan hasil cake gulung menjadi padat dan tidak bagus penampilan kulit luar dan dalam, serta cake gulung tidak bisa bertahan lama (Font biru ini dari trick Koko Hidayat- seri resep Ahli bakery- Cake gulung Istimewa)

Tips bolu gulung mulus

Source : dapur sheryl

Kunci sukses membuat bolu gulung:
– gunakan tepung terigu protein sedang untuk membuat adonan cake, karena kue jenis ini tidak membutuhkan gluten yang tinggi.
– tekstur rollcake biasanya lembut karena penggunaan kuning telur yang banyak. jika kuning telur yang digunakan tidak terlalu banyak, bisa disiasati dengan penambahan sedikit tepung maizena ke dalam adonan agar hasilnya tetap lembut.
– waktu melelehkan margarin / mentega pastikan jangan sampai air dan minyaknya terpisah karena hal ini bisa menyebabkan cake cepat kering dan adakalanya ada bagian yang mengendap / bantat pada dasar cake.
– untuk rollcake yang dikukus yang biasanya menggunakan penambahan bahan cair dalam adonan, gunakan santan atw susu cair agar hasilnya gurih.
– pastikan rasa cake tidak terlalu manis agar rasanya berpadu jika dioles dengan bahan olesan.
– jangan mengocok adonan terlalu kaku atw terlalu lama karena hal ini dapat menyebabkan pori2 kue besar dan tekstur cake kasar jika sudah matang.
– cetak rollcake menggunakan loyang biasa, zig – zag atw kombinasi keduanya dan disarankan gunakan loyang yang tidak terlalu tinggi. serta alasi loyang dengan kertas roti bersemir mentega / margarin agar cake tidak lengket saat dikeluarkan.
– oven adonan dalam suhu tinggi ( 200 derajat Celcius) dan waktu yang cepat agar cake tidak kering. jika cake agak tebal gunakan oven bersuhu 165 – 180 derajat Celcius. gunakan api atas dan bawah agar cake matang sempurna ( bila ada ). jika menggunakan oven biasa, letakkan cake di rak tengah untuk awal memanggang, lalu pindahkan ke rak atas jika sudah menjelang matang dan matikan api agar permukaan cake bisa kecoklatan namun tidak kering.
– untuk rollcake kukus, gunakan api sedang saat mengukus agar cake tidak pecah (berlaku pula untuk browkus). jangan lupa bungkus tutup kukusan menggunakan kain agar uap air tidak menetes pada permukaan cake.
– untuk variasi tampilan rollcake bisa diisi dengan potongan cake warna warni yang disusun secantik mungkin. juga sekarang rollcake tak selalu bulat, bisa kotak ataupun segitiga.

Teknik menggulung Rollcake agar mulus:
– sebelum menggulung, pastikan permukaan cake kering, tidak lengket saat dipegang dan tidak berbunyi pess pess.
– siapkan kertas roti atw kain serbet bersih sebelum menggulung cake. bila perlu taburi permukaan kertas atw kain dengan gula halus agar cake tidak menempel pada saat kertas dibuka.
untuk filling bisa menggunakan selai, jeli, vla butter ceram atw whipping cream untuk memperkaya rasa rollcake dan juga sebagai perekat saat digulung. untuk bahan olesan yang leleh jika terkena panas, gulung cake setelah dingin. untuk cake yang bahan olesannya agak cair, simpan dahulu di lemari pendingin beberapa saat sebelum dipotong.
– untuk cake yang menggunakan loyang zig zag, sebaiknya masukkan bahan isian ke dalam plastik segitiga yang sudah dilubangi sesuai lebar zig zagnya. kemudian tinggal semprotkan bahan isian pada lubang zig zag dan ratakan dengan ujung sendok atw pisau kecil dengan cara ditarik.
– agar hasil olesan rapi, untuk ujung yang pertama digulung bisa dioles agak tebal, sedang untuk sisi yang jadi akhir gulungan, oles tipis2 saja agar tidak belepotan dan mengotori cake.
– rollcake bisa digulung saat dingin maupun hangat tergantung tekstur cake dan bahan isian nya. apabila cake tidak terlalu lembut disarankan digulung saat masih hangat agar tidak pecah.
– rapatkan kedua ujung pembungkus rollcake dan pastikan cake sudah dingin saat pembungkus dibuka untuk memastikan gulungan tidak akan terbuka kembali.

2 thoughts on “Tips Bolu Gulung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s